Gagap dalam Dua Tahun-Olds: Tanda dan Gejala

[ad_1]

Gagap pada anak usia dua tahun, atau dikenal sebagai pseudo-stuttering atau kecacatan sederhana, adalah kejadian yang agak umum. Beberapa penelitian menemukan bahwa satu dari setiap dua puluh anak akan mengalami kegagapan selama masa kanak-kanak, sementara satu dari empat puluh anak akan mengembangkan kegagapan sejati. Adalah wajar bagi orangtua untuk khawatir jika anak mereka mulai terbata-bata. Anda harus terlebih dahulu mempertimbangkan bahwa setiap anak mengalami fase ini hanya karena mereka sedang dalam proses mengembangkan kemampuan vokal mereka. Tidak ada tanda-tanda bahwa anak Anda sedang mengembangkan "gagap yang sebenarnya". Itu sebabnya orang tua harus ekstra jeli. Ini adalah apa yang harus Anda ketahui dan diperhatikan.

Sejarah keluarga

Bicaralah dengan keluarga dekat Anda. Tanyakan kepada orang tua atau kakek-nenek Anda jika keluarga Anda memiliki sejarah gagap. Gagap pada anak usia dua tahun telah dikaitkan dengan beberapa gen tertentu meskipun studi tentang materi pelajaran belum benar-benar membuktikan atau tidak membuktikan konsep semacam itu. Namun demikian, telah diterima secara luas bahwa kombinasi susunan genetik dan lingkungan sosial juga bertanggung jawab.

Manifestasi Fisik

Kegagapan sejati pada anak usia dua tahun sering disertai dengan pernapasan yang kacau, pengetatan rahang, mata yang parah berkedip atau berguling, meringis dan bentuk-bentuk lain dari kontorsi wajah. Ketika Anda melihat tanda-tanda ini pada anak Anda, kemungkinan besar mereka adalah indikasi gagap yang benar. Segera hubungi dokter Anda untuk memeriksakan anak Anda. Jika dokter anak Anda memberi tahu Anda untuk tidak khawatir, jangan berhenti di situ. Seringkali, Anda perlu berkonsultasi dengan ahli wicara untuk menentukan apakah anak Anda memerlukan terapi wicara.

Stres Anak

Ini adalah yang paling sulit dikenali dan dianalisis. Beberapa penelitian menunjukkan gagap pada anak usia dua tahun sebagai indikasi dari beberapa jenis depresi yang diderita anak itu. Sekarang tanyakan pada diri Anda, "Apakah anak saya yang berusia 2 tahun stres atau depresi?" Anda mungkin berpikir bahwa mereka terlalu muda untuk stres tetapi, dalam kenyataannya, mereka bisa. Jika anak Anda tergagap setiap kali dia terlalu bersemangat, gelisah atau kelelahan, maka itu mungkin adalah kegagapan palsu. Namun, jika Anda merasa bahwa anak Anda telah mengembangkan rasa takut akan kata-kata tertentu, sering menjadi cemas dan malu, dan jika anak itu resor untuk kata-kata pengisi (ahhms and errs) Anda harus berkonsultasi dengan ahli segera, terutama jika gagap memburuk sebagai waktu berlalu.

Sebagai orang tua, kita harus selalu menyadari apa yang terjadi pada anak-anak kita. Jangan merasa malu atau berpikir bahwa Anda bereaksi berlebihan setiap kali Anda merasa ada sesuatu yang salah. Perlu diingat bahwa gagap dalam usia dua tahun mungkin atau mungkin tidak berkembang menjadi gagap yang benar. Jika Anda berpikir bahwa anak Anda benar-benar gagap, minta dia dievaluasi oleh ahli bicara. Diagnosis dan pengobatan dini dapat mengarah pada hasil yang lebih baik. Ingat bahwa lebih baik aman daripada menyesal.

[ad_2]