Item Promo – Fakta Berguna dan Menarik

[ad_1]

Barang-barang promo telah digunakan di AS sejak dikeluarkannya tombol peringatan untuk peresmian George Washington pada tahun 1789. Pada tahun 1800-an, surat kabar menggunakan teknologi pencetakan mereka selama masa lambat untuk pengenalan nama, merancang item promo seperti selimut kuda, tas, kalender khusus , dan celemek. Produk promosi diluncurkan sebagai cara terbaik untuk menyebarkan berita tentang perusahaan sebelum munculnya televisi dan komputer. Sejak itu, perusahaan seperti Coca-Cola telah mengubah item promo menjadi item kolektor. Pada 1914, pameran dagang menjadi bagian utama dari industri produk promosi. Pada tahun 2004, produk promosi mengklaim hingga $ 17 miliar dalam pendapatan yang dihasilkan.

  • Tahukah Anda bahwa, menurut sebuah penelitian oleh Baylor University, produk promosi dapat meningkatkan tingkat respons hingga 75% ketika digabungkan dengan permintaan mail langsung? Surat langsung sering diabaikan kecuali ada sesuatu yang menarik perhatian penerima langsung dari kelelawar. Freebie adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan rasa niat baik kepada pelanggan yang Anda targetkan.
  • Schreiber and Associates of Peoria, Illinois melakukan survei yang menunjukkan 39% penerima item promo dapat mengingat nama perusahaan selama enam bulan setelah diterima. Tidak banyak bentuk iklan yang mampu membuat kesan yang abadi.
  • Southern Methodist University menguji efektivitas produk promosi atas kupon dan tidak adanya nilai tambah. Orang-orang yang menerima barang-barang promosi lebih dari kupon memerintahkan ulang produk rata-rata 18% lebih cepat. Item promo, dibandingkan iklan yang tidak digerakkan oleh nilai, menghasilkan tingkat respons yang lebih cepat 13%.
  • Baylor University melakukan survei dengan konsultan Mary Kaye. Konsultan yang menyediakan item promo 14% lebih mungkin menghasilkan prospek. Barang-barang promosi akan mengembangkan persepsi yang lebih baik terhadap perusahaan Anda.
  • Dalam sebuah penelitian oleh Georgia State University pada tahun 2004, 73% orang yang menemukan barang promosi berguna akan menggunakannya setidaknya sekali seminggu. Lebih dari 45% menggunakan item itu sekali sehari. Lima puluh lima persen menyimpan produk selama lebih dari setahun. Jumlah keterpaparan yang tercipta ini berlaku di atas bentuk iklan lain dalam hal harga dan efektivitas.
  • Baru-baru ini, pelancong bisnis di bandara DFW secara acak disurvei tentang produk promosi. Lebih dari 71% bisa ingat menerima produk dalam dua belas bulan terakhir. Tujuh puluh enam persen dari orang-orang ini dapat mengingat nama perusahaan pada produk tersebut, dan 33% benar-benar memiliki barang yang mereka miliki saat itu.
  • Dalam studi DFW, hanya 53% pelancong bisnis yang dapat mengingat iklan majalah atau koran baru-baru ini yang mereka lihat dalam seminggu terakhir.

Di dunia saat ini, item promo berfungsi lebih dari sekadar berfungsi sebagai papan iklan portabel. Produk promosi yang baik dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas penjualan, meningkatkan semangat karyawan, dan bahkan bekerja sebagai cara untuk mempertahankan basis pelanggan setia Anda sebelumnya. Item promo bersifat fungsional dan praktis. Ini mungkin mengapa produk yang dicoba dan benar seperti pulpen, kalender, tas jinjing, dan mug telah dilihat berkali-kali. Hindari item yang mungkin terkesan trendi, karena ketika tren berakhir, begitu juga dengan biaya iklan Anda. Item promo yang sederhana dan langsung akan lebih efektif daripada iklan yang rumit dan mahal.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *