3 Cara Ampuh Mengatasi Phobia

Fobia ialah rasa fobia berlebihan terhadap sesuatu. Ketakutan itu dapat timbul ketika menghadapi situasi, berada di sebuah tempat, atau ketika melihat fauna tertentu. Dalam kondisi takut yang parah, penderitanya akan berjuang menghindar dari objek yang dapat merangsang ketakutan.

Fobia sebetulnya termasuk ke dalam penyakit gangguan kecemasan. Kondisi ini dapat menciptakan penderitanya depresi, panik, serta memberi batas kegiatan.

3 Cara Ampuh Mengatasi Phobia
3 Cara Ampuh Mengatasi Phobia

Fobia bisa mempunyai sifat spesifik atau kompleks. Contoh-contoh takut spesifik, di antaranya ialah takut terhadap kedalaman air, ketinggian, hewan, dokter, jarum suntik, darah, atau indocsn188 fobia tertular penyakit seksual. Sedangkan contoh fobia kompleks, di antaranya ialah takut terhadapkondisi sosial, takut berkata di depan umum, atau fobia berada di ruang terbuka.

Kebanyakan kasus takut spesifik dirasakan oleh penderitanya semenjak masa kanak-kanak atau remaja. Sedangkan takut kompleks lazimnya mulai berkembang saat penderitanya menginjak kehidupan dewasa.

Gejala Fobia

Tanda takut pada diri seseorang dapat gampang dikenali dari reaksifobia berlebihan yang diperlihatkannya saat melihat objek atau menghadapi situasi tertentu. Di samping rasa fobia yang berlebihan,takut juga dapat disertai dengan serangan panik yang ditandai dengan:

Disorientasi atau bingung.

Pusing dan sakit kepala.

Mual.

Dada terasa sesak dan nyeri.

Sesak napas.

Detak jantung meningkat.

Tubuh gemetar dan berkeringat.

Telinga berdenging.

Sensasi hendak selalu buang air kecil.

Mulut terasa kering.

Menangis terus-menerus dan fobia ditinggal sendirian (terutama pada anak-anak).

Penyebab Fobia

Hingga sekarang penyebab takut belum diketahui secara jelas. Meski begitu, ada sejumlah faktor yang diperkirakan kuat dapat memicu situasi ini, di antaranya:

Peristiwa traumatis atau empiris buruk. Fobia tidak jarang dikaitkan dengan  peristiwa traumatis yang dirasakan sebelumnya atau empiris buruk pada masa kecil. Misalnya, seseorang yang pernah terkurung saat masih kecil ingin takut terhadp ruang tertutup ketik baeranjak dewasa.

Perubahan faedah otak. Beberapa takut spesifik dapat diakibatkan olehevolusi yang terjadi pada faedah otak.

Genetik dan lingkungan. Fobia bisa terjadi sebab pengaruh dari lingkungan atau keluarga. Contohnya, seseorang ingin akan mengalamitakut jika diagungkan oleh orang tua yang sering merasakan kecemasan.

Diagnosis dan Pengobatan Fobia

Fobia seringkali dapat gampang terdiagnosis oleh dokter dari gejala-gejala yang mengarah pada situasi tersebut, dengan diperkuat oleh riwayat penyakit (termasuk kejiwaan), riwayat pemakaian obat, dan riwayat kehidupan sosial pasien.

Penanganan terhadap takut dapat dilaksanakan melalui terapi psikologi, salah satunya yang efektif ialah terapi perilaku kognitif. Terapi inimenolong pasien mengubah teknik pandang dan teknik bersikap terhadapsebuah masalah. Dalam kasus fobia, berpengalaman terapi akan menolong pasien menanggulangi rasa takut melewati teknik deskripsi atau desentisasi. Dengan teknik deskripsi terhadap benda atau keadaan yang ditakuti, rasa takut diinginkan dapat berkurang secara bertahap sehingga pada kesudahannya pasien bisa mengendalikn takut yang dialami. Contohnya, ialah pada pasien yang mengalami takut terhadap ular. Awalnya, pasien bakal diminta untuk menyimak tulisan mengenai ular, lalu ditunjukkan gambar hewan  tersebut. Tahapan berikutnya ialah denganmendatangi kandang ular, yang dilanjutkan dengan memegang reptil itu secara langsung.

Di samping kiat tersebut, berpengalaman terapi pun akan mengajarkan pasien kiat untuk mengendalikan diri. Misalnya, melewati teknik relaksasi untuk menolong mengatur ketenangan dan pernapasan, atau kiat visualisasi untuk menginginkan keberhasilan menanggulangi situasi.

Hasil yang lebih efektif bakal terlihat saat sejumlah teknik terapi dipadukan dengan ditunjang oleh penerapan gaya hidup sehat. Misalnya beristirahat secara cukup, mengonsumsi makanan sehat secara teratur, dan rajin berolah raga.

Selain melewati terapi, gejala takut juga bisa diredakan dengan obat-obatan. Kendati demikian, obat seringkali hanya diserahkan untuk jangkamasa-masa pendek. Contoh obat yang kemungkinan  diresepkan dokter dalam kasus takut adalah:

Penghambat pelepasan serotonin (SSRIs). Obat ini bekerja dengan teknik memengaruhi di antara hormon transmiter di dalam otak, yaitu hormon serotonin, berperan dalam membuat dan menata suasana hati.

Penghambat beta (beta blockers). Obat yang seringkali digunakan untukmenanggulangi hipertensi dan gangguan jantung  ini  diserahkan untuk menghambat reaksi-reaksi yang hadir dari stimulasi adrenalin akibat  rasa cemas, laksana suara dan tubuh gemetar, jantung berdebar, atau desakan darah meningkat.

Benzodiazepine. Obat ini diserahkan untuk mengatasi kegelisahan dalam tingkat yang parah. Biasanya pemberian benzodiazepine akan dikurangi secara bertahap seiring membaiknya situasi guna menghindari ketergantungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *